Tampilkan postingan dengan label Point of View. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Point of View. Tampilkan semua postingan

Selasa, 08 Februari 2011

Market Leader Ko Jadi Follower

Sebagai salah satu provider penguasa market di negara Indonesia, si merah telah banyak memberikan konstribusi ke dalam masyarakat yang ada. Terlepas dengan gangguan-gangguan yang ada, teknologi si merah masih banyak lebih unggul dari provider saingannya. Tapi hal-hal itu terasa janggal karena ....

Dari segi pengeluaran produk atau sistem marketing yang di usung si merah bisa dikatakan menjadi follower terhadap rival bisnisnya si biru.
pengeluaran produk layanan internet prepaid merupakan hal pertama yang dilakukan si merah dalam mengikuti rivalnya si biru. Padahal sebelumnya paket unlimited ini hanya bisa di nikmati oleh pelanggan prabayar saja. Kecendrungan masyarakat Indonesia yg mempunyai paradigma bahwa prabayar itu Hutang, menciutkan pasar unlimited prabayar. beda halnya dengan si biru yang tetap fokus ke prepaid internet. Meski kualitas dan keuntungan masih dipegang prabayar namun mindset bangsa tak bisa dirubah, klo sama fungsi dengan harga
Miring kenapa tidak....
Selanjutnya bonus untuk memanjakan pelanggan. Hal pertama yang di usung si merah adalah kualitas... Maka sebelum keluar bonus tersebut terbilang sebagai provider yang mahal. Dan si merah merupakan provider yang paling mengedepankan standar penarifan. Namun lagi-lagi cara pandang si biru terhadap paradigma bangsa Indonesia telah mematahkan strategi yang di pasang si merah.
Akhirnya si merah pun mulai memberi
Bonus-bonus yang memanjakan pelanggan. Walau kualitas si biru yang banyak terdapat kendala seperti sms pending, suara telpon tidak jernih, suka terputus-putus namun harga murah masih menjadi acuan sebagian besar masyarakat ketimbang kualitas.
Dalam segi sales pulsa, lagi-lagi si merah mengikuti jejak si biru dengan membuat cluster bagi para reseller. Hal ini tentu saja membuat beberapa reseller terkejut. Karena mitra bisnis yang mereka percaya selama ini harus dipindah tangankan... Satu hal yang terpenting, kepercayaan itu sulit didapatkan dalam dunia bisnis. Berbeda dengan si biru yang telah jauh-jauh hari menggunakan sistem cluster, reseller mereka masih bagus memberikan konstribusi yang baik. Terlebih lagi dalam hal branding toko. Si biru banyak mengeluarkan hadiah-hadiah menarik dibandingkan si merah.
Mungkin sudah saatnya si merah sebagai market leader tidak lagi berjalan sebagai folower. Semoga kedepannya, siapapun market leader di negara kita bisa menjadi pencetus bukan sebagai folower....

Read More ..

Rabu, 26 Januari 2011

"A Coin For President"

Gambaran fenomena apa lagi yang terjadi di negara Indonesia, sindiran halus yang terasa sensitif bagi orang no satu di dunia itu bermula dari pidato beliau di depan pejabat2 polisi.

Semua pihak baik yang punya kewenangan negatif maupun positif saling melontarkan sindirannya, yang menurut saya paling parah adalah sindiran pengumpulan uang receh untuk presiden dari DPR.
Anehnya, orang petinggi kita tidak melihat pernyataan seseorang dari makna yang terkandung di dalamnya baek yang tersirat maupun yang tersurat.
Menurut hemat ane, pidato itu intinya berisi sebuah petuah contoh bahwa elemen2 di pemerintahan jangan lagi minta naek gaji, president aja tidak naek gaji selama tujuh tahun ... Itu maksudnya... apalagi berita miring yang terdengar bahwa kepolisian akan mendapatkan gaji 5 juta per bulan.
Kasus ini sebenarnya di pergunakan bagi pihak2 koalisi yang mempunyai kepentingan tersendiri. Memang kita mempunyai hak untuk berbicara namun apakah hak tersebut merusak kewajiban orang laen atau tidak. Itu pertanyaan terbesarnya.
Semoga kedepannya, hak berpendapat tidak merusak kewajiban orang laen, sehingga negeri ini berdiri tegak dan dapat lari dari ketertinggalan. Amin ...

Read More ..